
***
kayanya tujuan hidupku cuma satu. masuk surga. alasannya simpel. karena aku ngga bakal bisa nahan siksa api neraka. lagian, tujuan penciptaan manusia juga udah jelas buat apa. buat nyembah Sang Pencipta (Adz-Dzariyat :56).
***
aku sepakat sama apa yang dibilang aki Achdiat dalam kispan religi-nya yang berjudul Manifesto Khalifatullah, bahwa manusia hidup di bumi itu sebagai wakil Alloh yang mempunyai sedikit cipratan asmaul husna. manusia harus bisa sabar, pemaaf, adil dsb. sedangkan yang mempunyai sifat maha ya cuma Alloh swt. hanya saja, dalam prakteknya, manusia hidup di bumi ngga bisa (sepenuhnya) jadi wakil Alloh. manusia (termasuk aku tentunya) juga jadi wakil setan yang sering menomorsatukan hawa nafsunya.
***
seorang abid yang selama hidupnya mengasingkan diri hanya untuk beribadah kepada Alloh saja, pahala atas ibadahnya itu cuma sebanding dengan nikmat yang diberikan Alloh pada sebelah biji matanya. astagfirulloh al'adzim... lalu bagaimana dengan aku?
***
sholat wajib? jarang khusyuk
tahajud? jarang. bangun malam cuma buat matiin alarm doank
tilawah? cuma beberapa lembar
hafalan surat? apalagi! hanya beberapa gelintir surat pendek
sholat rawatib? jarang banget
mendoakan sodara? kalo inget doank!
berbuat baik? entahlah. mungkin sudah ribuan orang yang terdzolimi karena ulahku.
kaya gini kok minta surga!!!
2 comments:
emang susah jadi orang baik :D
Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa dunia ini telah menarik kita masuk sebegitu dalamnya menuju kehinaan dan kerendahan.. Namun Insya Allah disetiap kesempatan, kita coba untuk terus memperbaiki iman dan memperaharui taqwa.. ya Allah ampunilah kami...
"Yaa Ibn adam, innaka ma da'autani warajautani, gafartulaka"...(Ila akhir ayat..)
Wahai keturunan adam, apabila engkau datang kepadaku, dan memohon ampun kepadaku, aku maafkan.." (Hadits Ar bain)
Post a Comment